Santri di Cirebon Doyan Minum whiskey, Ini Alasannya

Santri Cirebon dengan minuman kebanggaannya. (Foto: Dok Radar)

MERDEKAPOS.ID ■ Nama whiskey, kerap diidentikkan dengan Miras. Meski sama-sama disebut whiskey yang digemari Santri di Cirebon bukanlah miras. Kendati kemasannya nyaris sama pakai botol pipih.  Bedanya, ini dibuat dari kopi. Hasil fermentasi. Aman diminum. Non alkohol. Mau coba?

Belangan Whiskey Santri ini bikin heboh. Karena kemasannya. Yang menggunakan botol mirip whiskey. Tapi setelah dicoba. Rasanya menarik juga. Isinya cold brew. Kopi fermentasi.

Kenapa harus bawa-bawa nama santri? Pencetusnya, Kim Abdurokhim yang juga owner Saung Juang. Sekaligus mantan santri. “Ini cover­-nya saja. Isinya kopi,” ujar Kim di stan Tajug Expo Alun-alun Kasepuhan, kemarin.

whiskey asal Cirebon ini dinamakan whiskey santri. Jika meminumnya, kita akan terjaga dari rasa kantuk, serta terhindar dari rasa mabuk.

whiskey Santri ini sebenarnya bukan minuman beralkohol, melainkan seduhan kopi yang dibuat dengan metode berbeda dari umumnya, yakni seduhan dingin atau Cold Brew. Kopi buatan Saung Perjuangan ini dikemas dalam botol kaca, mirip minuman whiskey.

Minuman tersebut resmi diperkenalkan kepada masyarakat luas pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), 22 Oktober 2018 kemarin.

"Kami melaunching-nya pas dengan momentum HSN 2018 kemarin," ujar Abdurrokhim, pemilik Saung Perjuangan Cirebon, Selasa (23/10/2018).

Pria yang akrab disapa Kim ini menjelaskan, bahwa pemberian nama whiskey Santri sendiri dari bahasa Cirebon, yakni Wiskie Santri, yang berarti whiskinya Santri. Kim sendiri sengaja memberi nama itu pada minuman yang dibuatnya. Ia bertujuan untuk mengajak generasi muda terutama para santri agar tidak meminum minuman keras (alkohol). Hal itu senada dengan program pemerintah, yang sedang meminimalisasi peredaran alkohol dan narkoba.

"Wiskinya santri itu ya kopi, dan sehari-hari santri tidak lepas dari kopi. Bahkan sudah membudaya," katanya.

Menurutnya , budaya ngopi di pondok pesantren itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu. "Saya tahu, karena saya sempat masuk pesantren juga. Di sana kental sekali budaya ngopi," ungkap Kim.

whiskey Santri sendiri, terbuat dari biji kopi Arabika yang berasal dari desa Cibunar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Biji kopi itu dipilih serta digiling. Lalu kemudian diseduh dengan air dingin dan difermentasi kurang lebih 18 jam. Whiski Santri original memiliki rasa asam yang khas, dengan karakter asam yang segar.


Belum ada Komentar untuk " Santri di Cirebon Doyan Minum whiskey, Ini Alasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel