Melawan Lupa, KH Ma'ruf Amin: Pemimpin yang Tidak Melaksanakan Janji Kampanyenya Tak Boleh Dipilih Kembali


LIHATLAH ,APAKAH PEMIMPIN MUNAFIK ATAUKAH PEMIMPIN AMANAH ?

Oleh Von Edison Alouiaci

Simak uraian  berikut ini sebagai acuan contoh sikap pemimpin sekarang.

1.JUSUF KALA

Beliau pernah mengatakan NEGARA INI HANCUR JIKA DIPIMPIN JOKOWI.
Berikut pernyataan beliau ketika jokowi bakal capre 2014 :

"Siapa bilang Jokowi tidak punya pengalaman. Dia kan gubernur DKI, pengalamannya lewat wali kota Solo. Tapi jangan tiba-tiba karena dia terkenal di Jakarta, tiba-tiba dicalonkan presiden, bisa hancur negeri ini, bisa masalah negeri, tapi kalau sukses di DKI, ya silakan," kata JK di video berdurasi 3 menit 38 detik itu.
"Biarlah dulu dia fokus sebagai Gubernur DKI. Jangan tiba-tiba dicampur aduk, nanti negeri ini tidak punya nilai, nanti kacau negeri ini," tambahnya.

ANEHNYA BELIAU JUSTRU WACAPRES JOKOWI SAAT ITU

2.KH.MA'RUF AMIN.

Beliau pernah mengeluarkan fatwa MUI  disampaikan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am Shaleh dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2015)

Diantara isinya sbb :

BUTIR 5

Calon pemimpin publik dilarang berjanji untuk menetapkan kebijakan yang menyalahi ketentuan agama. Dan jika calon pemimpin tersebut berjanji yang menyalahi ketentuan agama maka haram dipilih, dan bila ternyata terpilih, maka janji tersebut untuk tidak ditunaikan.

BUTIR 9

Pemimpin publik yang tidak melaksanakan janji kampanyenya adalah berdosa, dan tidak boleh dipilih kembali.

ANEHNYA BELIAU JUSTRU JD WACAPRES JOKOWI 2019.


Nah, Jika sudah seperti ini prilaku seorang pemimpin bagaimana kita mau mengatakan pemimpin yg jujur ,amanah dan tidak munafik ?

Akankan kita terus terusan di bodohi oleh para pemimpin yg seharusnya menjadi panutan rakyat ?

Jika kita kembali kedalam hukum syariat agama Islam,maka Tidak dipandang apakah ia alim ulama atau bukan selagi perbuatannya salah maka tetap tidak bisa dibenarkan.

ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻋَﻔَّﺎﻥُ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺣَﻤَّﺎﺩٌ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺍﻟْﻤُﻐِﻴﺮَﺓُ ﺑْﻦُ ﺯِﻳَﺎﺩٍ ﺍﻟﺜَّﻘَﻔِﻲُّ ﺳَﻤِﻊَ ﺃَﻧَﺲَ ﺑْﻦَ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺇِﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﺎ ﺇِﻳﻤَﺎﻥَ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﺎ ﺃَﻣَﺎﻧَﺔَ ﻟَﻪُ ﻭَﻟَﺎ ﺩِﻳﻦَ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﺎ ﻋَﻬْﺪَ ﻟَﻪُ

Rasulullah saw bersabda: tidak beriman orang yang tidak bisa menjaga amanah yang dibebankan padanya. Dan tidak beragama orang yang tidak bisa menepati janjinya. (hr. Ahmad bin hambal)

Allah melarang memilih pemimpin yang lebih mengutamaka berbuatan seperti kafir diatas keimananya tdk peduli siapa orangnya

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍْ ﻻَ ﺗَﺘَّﺨِﺬُﻭﺍْ ﺁﺑَﺎﺀﻛُﻢْ ﻭَﺇِﺧْﻮَﺍﻧَﻜُﻢْ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎﺀ ﺇَﻥِ ﺍﺳْﺘَﺤَﺒُّﻮﺍْ ﺍﻟْﻜُﻔْﺮَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻹِﻳﻤَﺎﻥِ ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺘَﻮَﻟَّﻬُﻢ ﻣِّﻨﻜُﻢْ ﻓَﺄُﻭْﻟَـﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤُﻮﻥَ

“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara- saudaramu   menjadi  pemimpin jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS: At-Taubah [9]: 23)

Pada akhirnya saya mengutip penjelasan Rasulullah bahwa mengingatkan pemimpin yang salah hukumnya wajib dan termasuk jihad.


ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺍﻟْﻘَﺎﺳِﻢُ ﺑْﻦُ ﺩِﻳﻨَﺎﺭٍ ﺍﻟْﻜُﻮﻓِﻲُّ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺑْﻦُ ﻣُﺼْﻌَﺐٍ ﺃَﺑُﻮ ﻳَﺰِﻳﺪَ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴﻞُ ﻋَﻦْ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ ﺑْﻦِ ﺟُﺤَﺎﺩَﺓَ ﻋَﻦْ ﻋَﻄِﻴَّﺔَ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺍﻟْﺨُﺪْﺭِﻱِّ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺃَﻋْﻈَﻢِ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩِ ﻛَﻠِﻤَﺔَ ﻋَﺪْﻝٍ ﻋِﻨْﺪَ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥٍ ﺟَﺎﺋِﺮٍ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﻋِﻴﺴَﻰ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟْﺒَﺎﺏ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺃُﻣَﺎﻣَﺔَ ﻭَﻫَﺬَﺍ ﺣَﺪِﻳﺚٌ ﺣَﺴَﻦٌ

Rasulullah saw bersabda: sesungguhnya jihad yang paling besar adalah mengungkapkan kalimat kebenaran di hadapan sultan yang zalim. (hr. Turmudzi)


Semoga kita sama sama berfikir jernih bahwa diatas segalanya hanya Allah dan Rasul Nya yang paling benar memberi petunjuk.

INTAHA

By.Von Edison Alouisci
Update : tgl 26 september 2018

Belum ada Komentar untuk "Melawan Lupa, KH Ma'ruf Amin: Pemimpin yang Tidak Melaksanakan Janji Kampanyenya Tak Boleh Dipilih Kembali"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel