Deklarasi Bubar di Tangsel, Anak Yatim Batal Terima Santunan


MERDEKAPOS.Id ■ Acara Deklarasi #2019GantiPresiden di BSD Tangsel dibubarkan oleh aparat dari Polres Tangsel. Acara inti pembacaan deklarasi dipimpin oleh H. Parman dari Jamaah #2019RGP.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjut dengan orasi dari perwakilan kaum perempuan prihatin,  Emak2 Peduli Bangsa. Lalu Orasi dilanjut oleh dua tokoh ulama Tangsel.

Lokasi acara di tempat darurat halaman parkir, persisnya di Ruko Nusaloka BSD. Setidaknya acara inio dihadiri sekitar 2000 massa termasuk yang terpecah di lapangan Jati,  Serpong.

Sedianya acara brikutnya adalah pemberian santunan kepada anak-anak Yatim, tetapi batal karena dibubarkan oleh aparat negara,  Polri dari Polres Tangsel dan Brimob. Terlihat beberapa personel dari Kodim/Koramil Kota Tangsel juga hadir berjaga jaga.

Seperti yang sudah diberitakan medsos dan media massa online sebelum acara deklarasi sudah mengalami penjegalan oleh aparat/Polri sehingga berpindah pindah tempat.  Bahkan lokasi terakhir sedianya di lapangan Jati pun tak luput dari pemblokiran.

Massa akhirnya bubar setelah polisi merangsek ke mobil podium dan mematikan sound system.

Simak vidionya atas peristiwa ini: Klik DISINI

Belum ada Komentar untuk "Deklarasi Bubar di Tangsel, Anak Yatim Batal Terima Santunan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel