Kiai Ma'ruf Dijadikan Cawapres Jokowi, Tengku Zulkarnaen: Kaum Sekuler Takut Kalah

JAKARTA, MerdekaPos.ID - Salah satu tokoh Islam yang cukup konsen terhadap perpolitikan di Indonesia dewasa ini, melihat kiai Ma’ruf Amin dijadikan Cawapres oleh Jokowi dan pendukungnya dirasa sebagai ketakutan kaum sekuler atas kekalahan.

Dengan dirangkulnya Ma’ruf Amin menunjukkan kaum nasionalis sekuler TAKUT kalah. Belajar dari Pilkada Jateng yang mesti merangkul anak Maimun, untuk menang TIPIS. Di Jatim, Jabar, dan Sumut keok. Akankah umat Islam terangkul. Tergantung komitmen,” demikian pengamatan ustadz Tengku Zulkarnain, di akun Twitter pribadi miliknya.

Sebelum dipilihnya kiai Ma’ruf menjadi pendamping Jokowi untuk Pilpres 2019, banyak partai yang melobbi agar Pimpinan atau kader terbaiknya duduk di posisi tersebut. Salah satunya yang bisa diamati adalah partai Demokrat dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY pun bertemu (lobi) Jokowi. Namun, yang bisa dilihat saat ini, SBY bersama Demokrat-nya tidak temukan kesepakatan atau koalisi.

Demokrat melakukan pertemuan dengan partai-partai lainnya, para koalisi Prabowo Subianto. Di sini Demokrat mendapatkan tempat. Akhirnya mendukung Prabowo, walau kader atau elitnya tidak dipilih mendampingi Prabowo di Pilpres.

Ustadz Tenku melihat itu, memberikan apresiasi kepada Demokrat dan SBY. “Sikap Pak SBY/Partai Demokrat, usung Prabowo-Sandiaga Uno memberikan pelajaran: pertama, betapa sikap demokratis subur di Demokrat, suara mayoritas didengar.

Kedua, membuktikan isu uang adalah palsu. Dan ketiga, Demokrat adalah nasionalis tulen yang percaya kepada TNI. Terima kasih @SBYudhoyono.” (voa-islam)


Belum ada Komentar untuk " Kiai Ma'ruf Dijadikan Cawapres Jokowi, Tengku Zulkarnaen: Kaum Sekuler Takut Kalah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel