MERDEKA POS

NASIONAL

BISNIS

POLITIK

SERBA SERBI

KESEHATAN

Thursday, April 4, 2019

PMI Madiun dan Yonif Para Raider 501 Kostrad Gelar Donor Darah

  PMI Madiun dan Yonif Para Raider 501 Kostrad Gelar Donor Darah

SUARAMERDEKA.co.id ■ Dalam rangka menyambut HUT ke-58 Yonif Para Raider 501 Kostrad, Komandan Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf Risa WP Setyawan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah, Rabu(03/04).

Kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Aula AH Simanjuntak Yonif Para Raider 501 Kostrad dan bekerjasama dengan PMI Kabupaten Madiun dihadiri oleh 100 prajurit dan Persit Yonif Para Raider 501 Kostrad yang berkesempatan menyumbangkan darahnya.

Dalam kesempatan ini, Bapak Tatak selaku Kepala Unit Tranfusi darah PMI Kabupaten Madiun mengucapkan terima kasih kepada prajurit dan Persit Yonif Para Raider  501 Kostrad atas antusiasnya sebagai pendonor darah. Disamping itu, kepercayaan serta hubungan silaturahmi dapat terjalin dengan baik sehingga secara bersama-sama dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial donor darah.

“ Dalam menyambut HUT ke-58 Yonif Para Raider 501 Kostrad merupakan moment yang baik untuk kegiatan bakti sosial donor darah. Ibaratnya melalui sekantong darah anggota Yonif Para Raider 501 Kostrad dapat membantu menyelamatkan satu nyawa bagi yang membutuhkan”, ungkap Bapak Tatak.

Komandan Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf Risa WP Setyawan menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan agar prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad dapat berbakti untuk negeri, menyatu dengan rakyat, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat. Dimana melalui donor darah merupakan salah satu wujud kepedulian prajurit dengan rakyat disekitarnya.

"Aksi Sosial donor darah ini sudah menjadi agenda rutin Yonif Para Raider 501 Kostrad guna memperingati hari ulang tahun Satuan dalam setiap tahunnya. Semoga darah yang terkumpul di PMI Kabupaten Madiun dapat disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah Madiun dan sekitarnya," ungkap Danyon.

■ Rasyid/Penkostrad

Prajurit TNI Siap Toreh Prestasi di Kejuaraan CISM di China

Prajurit TNI Siap Toreh Prestasi di Kejuaraan CISM di China

SUARAMERDEKA.co.id ■ Komite Olahraga Miter Indonesia (KOMI) TNI akan berencana menyiapkan sejumlah personel TNI untuk mengikuti even kejuaran olahraga militer di tingkat internasional yang akan dilaksanakan di Wuhan China pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI, Brigjen TNI Sapriadi S.I.P. saat memimpin rapat pertama Program Kerja KOMI Tahun Anggaran 2019 di Kantor Pusjaspermildas Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

Brigjen TNI Sapriadi S.I.P. selaku Wakil Ketua KOMI TNI menuturkan bahwa telah menghadiri pertemuan CISM (Conseille International du Sport Militaire) pada akhir bulan Maret lalu di Oman untuk membahas tentang pelaksanaan CISM di Wuhan China pada bulan Oktober 2019.

“KOMI TNI akan mengikuti beberapa cabang pertandingan pada even kejuaran CISM di luar negeri, baik Single Event maupun Multi Event yang diselenggarakan di Wulan China pada bulan Oktober mendatang.  Untuk itu kita harus menyiapkan atlet-atlet TNI sejak sekarang, agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal”, katanya.

Pada even tahun ini, KOMI TNI akan menyiapkan Atlet Prajurit TNI untuk mengikuti sepuluh cabang olahraga yaitu Shooting, Parachuting, Judo, Boxing, Taekwondo, Sailing, Orienteering, Fencing, Archery dan Triathlon.  “Atlet Prajurit TNI yang berprestasi, baik yang ada di Mabes TNI dan jajaran Angkatan Darat, Laut dan Udara agar disiapkan”, harapnya.

Selanjutnya Wakil Ketua KOMI TNI menjelaskan bahwa CISM adalah organisasi olahraga militer dunia yang bermarkas di Brussel Belgia. “Visinya adalah untuk meningkatkan stabilitas keamanan dan perdamaian dunia serta ajang diplomasi”, ucapnya.

“Indonesia telah menjadi anggota CISM sejak tanggal 1 April 2010 (anggota ke-133) dan telah mengikuti beberapa kali kegiatan CISM di luar negeri dalam berbagai even”, ujarnya.

■ Rasyid

Wednesday, April 3, 2019

Ngaji Kebangsaan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Ini Kata Panglima TNI

Ngaji Kebangsaan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Ini Kata Panglima TNI

SUARAMERDEKA.co.id ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dalam rangka “Ngaji Kebangsaan” yang bertemakan mempererat persatuan, menjaga kesatuan dan membangun Indonesia dibidang akhlak, Selasa (2/4/2019).

Di hadapan sekitar 700 santri dan santriwati, Panglima TNI menyampaikan bahwa Pondok Pesantren adalah samuderanya ilmu pengetahuan, karena bukan hanya mengajarkan ilmu dunia tapi juga ilmu agama untuk membentuk karakter sebuah bangsa.

Panglima TNI mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar dan memiliki wilayah yang sangat luas, mulai dari Utara ke Selatan, dari Miangas sampai Pulau Rote, dengan sumber daya alam yang sangat melimpah termasuk memiliki ratusan suku, ribuan bahasa daerah, budaya, adat istiadat dan agama.

“Itu semua diperlukan persatuan dan kesatuan, ke-bhinneka-tunggal-ikaan serta saling menghormati. Indonesia bisa bersatu karena dipersatukan oleh semangat persatuan dan kesatuan yaitu Bhinneka Tunggal Ika”, ujarnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai Warga Negara Indonesia dituntut untuk bisa mengelola kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah, baik itu hayati maupun hewani. Untuk itu, para santri dan santriwati agar belajar dengan serius di Pondok Pesantren ini.

“Seperti yang sudah diberikan karunia oleh Allah SWT bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan, ketika lahir adalah sebagai emas. Tinggal bagaimana mengelola anak yang baru lahir itu menjadi emas, maka di Pondok Pesantren Nurul Jadid inilah tempatnya”, pungkasnya.

■ Rasyid/Penkostrad

Tuesday, April 2, 2019

Satgas TNI RDB Gelar Bakti Sosial di Republik Demokratik Kongo

 Satgas TNI RDB Gelar Bakti Sosial di Republik Demokratik Kongo

SUARAMERDEKA.co.id ■ Pasukan Kompi “B” Combat Operation Base (COB) Bendera yang tergabung dalam  Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) menggelar Civil and Military Cooperation (Cimic) yang merupakan salah satu tugas dari pasukan Garuda, bertempat di Pasar Kampung Bendera, Republik Demokratik Kongo, Senin (1/4/2019).

Disela-sela kegiatan CIMIC tersebut, Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko mengatakan bahwa dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka pembinaan teritorial dan menjalin komunikasi antara Satgas Kompi “B” COB  Bendera yang dipimpin Danki “B” Mayor Inf Nuriman Siswandi dengan warga lokal.

Kolonel Inf Dwi Sasongko berharap dengan digelarnya kegiatan ini dapat menjaga hubungan antara para personel Satgas Kompi “B” COB Bendera dengan masyarakat sekitar akan tercipta pola hidup sehat dan mengembangkan seni kreatifitas serta karya para remaja. Selain itu juga diharapkan warga masyarakat mampu meningkatkan taraf hidup dan ekonominya.

“Kegiatan CIMIC yang dilaksanakan  antara lain cara membuat makanan ringan yang berbahan dasar singkong yang diikuti oleh para ibu, kemudian siang hari pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh lapisan warga masyarakat dan dilanjutkan malam hari yaitu lomba tari kreatif bagi remaja dan anak-anak” ujar Kolonel Inf Dwi Sasongko.

■ Rasyid/Puspen TNI

Monday, April 1, 2019

Kaskostrad Pimpin Acara Kenaikan Pangkat Perwira Kostrad

Kaskostrad Pimpin Acara Kenaikan Pangkat Perwira Kostrad

SUARAMERDEKA.co.id ■ Bertempat di Ruang Mandala Markas Kostrad, Jakarta Pusat, Senin (1/04/2019), Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayor Jenderal TNI M. Bambang Taufik. memimpin acara laporan Korps kenaikan pangkat Perwira Makostrad dan Balak Kostrad periode 1 April 2019.

Pada kesempatan ini Kaskostrad membacakan amanat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menyampaikan seluruh prajurit Kostrad yang memperoleh kenaikan pangkat periode 1 April 2019 sebanyak  1033 orang, terdiri dari 64 Perwira, 669 Bintara  dan 300 Tamtama.

“Rasa bangga atas kenaikan pangkat yang diperoleh para prajurit Kostrad, dengan harapan agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi pendorong semangat pengabdian yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas diri serta prestasi kerja di masa mendatang”, ungkap pangkostrad.
 
Pangkostrad juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat bukan merupakan hak setiap Prajurit yang diperoleh secara otomatis sesuai dengan periode yang telah ditentukan, tetapi  merupakan bentuk penghargaan negara serta wujud pengakuan kepada Prajurit secara nyata telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugasnya, sekaligus merupakan amanah dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri.

Pangkostrad mengatakan bahwa kenaikan pangkat menjadi sumber kehormatan dan kepercayaan yang diberikan, hendaknya disikapi dengan arif dan bijaksana serta diikuti dengan sikap mawas diri, karena semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tuntutan akan tanggung jawab dan pengabdian yang diharapkan dari para Prajurit sekalian.

Turut hadir dalam acara ini, Koorsahli, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, LO AL, LO AU Kostrad dan para Kabalak Kostrad, Wakil Ketua dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Kostrad.

■ Rasyid/Penkostrad

Pemred Pos Metro Dianiaya dengan Kursi, SPRI Minta Polisi Tangkap Bandar Judi Tembak Ikan

Pemimpin Redaksi Pos Metro Dihantam Kursi, SPRI Minta Polisi Tangkap Bandar Judi Tembak Ikan

SUARAMERDEKA.co.id ■ Nasib naas kembali menimpa seorang jurnalis bernama Budi Hariadi, Pemimpin Redaksi Harian Pos Metro (Jawa Pos Grup) Medan.

Budi yang akrab disapa Budenk ini menjadi korban penganiayaan dan penyiksaan orang suruhan oknum Pengusaha Ationg, yang diduga pemilik bandar judi tembak ikan, yang beralamat di Jalan Veteran Simpang Helvetia Komplek Brayan Trade Center, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Sumatera Utara, Kamis (28/03) siang.

Peristiwa bermula saat wartawan Pos Metro ini hendak mengkonfirmasi usaha yang diduga sebagai bagian dari aktivitas perjudian berbentuk tembak ikan.

Meski kehadirannya telah diketahui sebagai seorang wartawan, serta diminta menunjukan kartu tanda pengenalnya, namun upaya tersebut berujung penganiayaan.

“Mau apa ?,” tanya seseorang yang diyakini Budi sebagai pemilik perjudian di lokasi tersebut.

Lantas Budi pun memberikan jawaban selayaknya seorang jurnalis.

“Aku mau nanya-nanya mengenai usaha kita ini, aku pers nya,” jawab Budi. Kedatangan Budi Hariadi di Komplek Brayan Trade Center ini dianggap sang pengusaha telah mengusik usaha yang diduga sebagai areal perjudian.

Budi lantas dipertemukan dengan empat orang yang berada di kantin dalam areal tersebut, seraya menunjukan kartu persnya. Lalu, salah satu dari keempat orang ini menanyakan alasan kedatangan Budi.

Korban yang bertujuan mengkonfirmasi terkait usaha para pelaku yang diduga judi ini langsung diberi peringatan oleh salah seorang karyawan.

“Sempat ada pa-apa dengan usaha ini, ku habisi kau,” ancam pelaku penganiayaan.

Karena mendapat ancaman dari para pelaku, korban pun pamit keluar dari areal Komplek Brayan Trade Center.

Pada saat korban berjalan keluar dari areal itu, korban pun sempat mendokumentasikan areal yang disinyalir sebagai lokasi judi. Seketika ia langsung dicegat dan dianiaya oleh empat pelaku yang sigap dan membuntuti korban.

Penganiayaan terhadap korban pun terjadi berulang kali menggunakan kursi (bangku kayu), hingga korban tidak berdaya.

Akibat insiden tersebut korban telah membuat laporan polisi ke Polsek Medan Labuhan dengan nomor STPLP /198/III/2019/SU/PEL-BLW/SEK-MEDAN LABUHAN, tertanggal 28 Maret 2019, pukul. 22 WIB.

Sementara itu, melalui siaran pers yang diterima redaksi, Senin (1/4/2019), Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Sumatera Utara, Devis Karmoy, mendesak agar Polda Sumut segera menangkap pelaku. Kejadian main hakim ini, telah mencoreng kebebasan pers yang dijamin Undang-undang (UU) dan melecehkan negara.

Berdasarkan penjelasan korban dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) Polsek Medan Labuhan menyebutkan, tujuan kehadiran korban ke lokasi tersebut hendak mengonfirmasi dugaan aktivitas perjudian tembak ikan modus gelanggang permainan yang santer dibicarakan warga dan meresahkan. Namun kedatangan Budi yang sedang meliput sebagaimana dilindungi Pasal 4 ayat (3) Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers ini dikhianati Ationg dan tujuh penjaganya.

DPD SPRI Sumatera Utara juga meminta semua lapisan masyarakat menghargai pekerja pers sebagai insan yang menjalankan profesinya sesuai Undang-Undang. Selain itu, SPRI juga mendesak aparat kepolisian lebih peduli terhadap keluhan masyarakat terkait lokasi yang kerap dijadikan sebagai tempat perjudian.

"Meminta para tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk perang terhadap praktik perjudian yang melibatkan oknum aparat negara," kata Devis Karmoy.

Terpisah, Kapolsek Labuhan melalui Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan menjelaskan pihaknya telah memeriksa saksi-saksi. Sementara Ombudsman menyampaikan akan mengontrol perjalanan kasus ini. (rls/R-01)

Panglima TNI : Latsitarda Memantapkan Kemanunggalan TNI-Polri dengan Rakyat

Suara Merdeka Hari Ini

SUARAMERDEKA.co.id ■ Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) akan memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat serta menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna/Taruni, Praja dan Mahasiswa, sebagai upaya membangun soliditas TNI-Polri dan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara pembukaan Latsitarda Nusantara XXXIX Tahun 2019 yang diikuti 855 peserta, bertempat di Lapangan Grahadi, kantor Gubernur Jawa Timur, Senin (1/4/2019).

“Selain itu, Latsitarda diharapkan juga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kemampuan akademik dan menambah wawasan para Taruna/Taruni Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa  dalam  menyongsong  tugas-tugas ke depan yang tentunya semakin penuh tantangan," tambahnya.

Panglima TNI mengharapkan bahwa dengan latihan terintegrasi ini dapat memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni ketiga Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiwa sebagai kader pemimpin masa depan. “Untuk itu, manfaatkan kegiatan integrasi ini dengan sebaik-baiknya," pesannya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa Latsitarda Nusantara merupakan realisasi dari Kurikulum Pendidikan Integratif Taruna/Taruni Akmil, AAL, AAU dan Akpol tingkat akhir sebelum menyelesaikan tugas pendidikan, dan selanjutnya dilantik menjadi Perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia.

“Pada tahun 2019 ini, Latsitarda Nusantara XXXIX dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur yang tersebar di Kabupaten Jember, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pamekasan," ujarnya.

Diakhir amanatnya, Pangilma TNI mengingatkan bahwa masing-masing peserta Latsitarda saat ini nantinya akan menjadi rekan kerja dalam berkarya bagi masyarakat.  “Jalinlah sinergi dan kekompakan serta pupuklah semangat persatuan, karena itulah yang dibutuhkan dalam pembangunan bangsa dan negara ini," tegasnya.

“Hargai dan junjung tinggi kearifan dan budaya masyarakat sesuai Pancasila dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Jadikanlah kesempatan ini untuk dapat memahami masyarakat serta menjadi titik awal berdharma bhakti kepada rakyat," pungkasnya.

Hadir pula pada acara tersebut diantaranya Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum Bhayangkari Ny. Tri Tito Karnavian, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna.

■ Rasyid/Penkostrad

Sunday, March 31, 2019

Kampanye di Surabaya, Sandiaga Sebut Ahmad Dhani Pejuang Demokrasi

  Kampanye di Surabaya, Sandiaga Sebut Ahmad Dhani Pejuang Demokrasi

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno bersama putra sulung Ahmad Dhani, Al Ghozali, berduet menyanyikan lagu berjudul "Hadapi dengan Senyuman" di sela-sela silaturahim akbar alumni SMK-SMA di Jalan Wijaya Kusuma Surabaya, Ahad (31/3).

Sandi juga sempat memuji Dhani dalam pidatonya.

"Ini adalah mas Al Ghazali, arek Suroboyo dan pasti kita semua tahu," ujar Sandiaga Uno menyapa ribuan massa dari atas panggung.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu kemudian juga mendoakan ayah Al Ghazali, Ahmad Dhani, agar tetap kuat dan tegar dengan ujian yang sedang dihadapi saat ini.

Menurut Sandi, Dhani adalah pejuang demokrasi."Dan sudah diperlakukan adil apa belum?" ucap Sandiaga yang kemudian dijawab "belum" oleh massa pendukungnya.

Pada kesempatan tersebut, Sandiaga Uno juga menyampaikan salam dari Prabowo Subianto kepada para peserta senam pagi.

Prabowo, kata Sandi fokus ingin membenahi ekonomi.

"Ekonomi yang fokus pada harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja bagi seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Sebelum naik ke panggung, Sandiaga sempat diarak dan diiringi Reog Ponorogo, yang merupakan kesenian asli Jawa Timur. Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma`ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

Sumber : Antara

Pangkostrad Tinjau Penataran Pelatih Bela Diri Militer di Karawang

Pangkostrad Tinjau Penataran Pelatih Bela Diri Militer  di Karawang

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Bertempat di Daerah Latihan Kostrad, Sanggabuana, Karawang. Jawa Barat. Jumat (29/03), Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) didampingi Asren Kostrad, Asisten Intelijen Kaskostrad, Asisten Operasi Kaskostrad,  Asisten Logistik Kaskostrad, Kazi Kostrad, Kapen Kostrad dan Kajas Kostrad, meninjau prajurit Kostrad yang sedang melaksanakan Penataran Pelatih Bela Diri Militer (BDM) Cakra TA. 2019.

Dalam kesempatan itu, Panglima Kostrad memberikan motivasi kepada prajurit Kostrad yang sedang melaksanakan Penataran Pelatih Bela Diri Militer (BDM) Cakra tahun 2019 agar dalam melaksanakan latihan senantiasa bersungguh-sungguh dan tidak main-main serta dapat menyerap semua ilmu yang diberikan oleh para pelatih untuk mencapai suatu kemampuan khusus BDM Cakra sebagai tuntutan bagi setiap prajurit Kostrad.

“Para prajurit Cakra yang saat ini di kader dalam BDM Cakra yang nantinya akan melatih di kesatuan masing-masing harus mampu mematuhi dan meresapi apa itu kekuatan Cakra sehingga aura Cakra pada diri prajurit akan timbul yang nantinya bisa membentengi prajurit tersebut,” ungkap Pangkostrad.

250 prajurit satuan jajaran Kostrad mengikuti Penataran Pelatih Bela Diri Militer yang di selenggarakan selama 45 hari dibawah arahan pelatih Pencak Silat, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Pangkostrad juga berkesempatan mengecek pangkalan dan lapangan tembak 100 yang dimiliki Detasemen Pemeliharaan Daerah Latihan (Denharrahlat) Kostrad  yang sedang dalam perehaban.

■ Rasyid/Penkostrad

Saturday, March 30, 2019

Malam Ini, KPPOD Gelar Nobar dan Diskusi Debat Pilpres

SUARA MERDEKA HARI INI

SUARAMERDEKA.co.id ■ Sejumlah peneliti muda atau milenial akan berkumpul untuk nonton bersama (nobar) dan berdiskusi mengenai debat Pilpres putaran keempat yang dilaksanakan di salah satu warung kopi di Jl Agus Salim, Jakarta, Sabtu malam.

Nobar debat pilpres yang digelar oleh Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) dijadwalkan berlangsung dari pukul 19.00 hingga 23.30 WIB. Selain para peneliti muda itu, juga diundang tim sukses kedua pasangan calon sebagai penyeimbang diskusi.

Para peneliti milenial yang hadir berasal dari lembaga-lembaga riset, di antaranya SEKNAS FITRA, PATTIRO, CSIS, dan lain-lain.

Sejumlah peneliti yang dijadwalkan hadir seperti peneliti muda KPPOD, Henny Prasetyo dan Budi Rheza, dosen hubungan internasional Paramadina sekaligus selebgram pemerhati pilpres, Sherly Annavita, dan Peneliti muda SEKNAS FITRA, Gunardi Ridwan.

Sedangkan timses kedua pasangan calon yang sudah konfirmasi hadir dari yakni juru bicara TKN milenial Jokowi-Maruf, Ilham Akbar Mustafa, dan juru debat milenial BPN Prabowo-Sandi, Nada Alichiah.

Fenomena keterlibatan generasi muda dalam Pemilu saat ini menjadi latar belakang yang mendasari diadakannya kegiatan nobar oleh KPPOD untuk pertama kalinya.

“Kami merasa perlu terlibat, sebagai peneliti muda perlu menjadi motor untuk mengedukasi millenial untuk memilih,” kata Rezki Handarta, staf program KPPOD saat dihubungi, Sabtu pagi.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pemerintahan, pertahanan, dan keamanan, serta hubungan internasional.  

5.000 Polisi Jaga Debat Pilpres 2019 Malam Ini

  5.000 Polisi Jaga Debat Pilpres 2019 Malam Ini

SUARAMERDEKA.co.id ■ Aparat kepolisian akan memberikan pengamanan ketat pada Debat Pilpres 2019 ronde keempat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Shangri-la, Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam.

Selain menerjunkan sekitar 5.000 anggotanya, Mabes Polri mendapat bantuan 600 prajurit dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Polri juga akan menggunakan CCTV berteknologi face recognition atau pendeteksi wajah untuk mengetahui siapa saja yang hadir saat Debat Pilpres 2019 putaran keempat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pengamanan dibagi ke dalam empat ring.

Ring pertama berada di sekitar kandidat yang melakukan debat di Hotel Shangri-la, ring kedua di luar ruangan debat, ring ketiga di luar hotel, dan ring terakhir, yang diisi personel Polisi Lalu Lintas, mengatur lalu lintas di luar hotel.

Menurut Dedi, pada H-1 menjelang debat kandidat, semua lokasi akan disterilisasi dari segala potensi ancaman teror. “H-1 sudah kami lakukan sterilisasi,” ujarnya, Jumat (29/3/2019).

Dedi memastikan TNI-Polri akan profesional mengamankan seluruh lokasi debat putaran keempat untuk menghindari ancaman teror. Minimalisasi potensi teror juga dilakukan dengan penggunaan kamera berteknologi face recognition.

Melalui teknologi kamera tersebut, anggota Polri dapat langsung mengidentifikasi orang yang diduga sebagai pelaku teror.

“Jadi melalui kamera face recognition ini kita jadi bisa merekam siapa saja yang hadir dan merekam wajahnya. Jadi siapa pun yang hadir bisa dilihat langsung datanya,” tutur Dedi.

Kamera CCTV berteknologi face recognition tersebut sudah digunakan Polri pada debat putaran kedua dan ketiga. Menurut Dedi kamera tersebut akan dipasang di beberapa mobil khusus.

Friday, March 29, 2019

Kapuspen TNI : Pelatihan MOC Tempat Berbagi Pengalaman Sinergitas TNI dengan Media

SUARA MERDEKA HARI INI,

SUARAMERDEKA.co.id ■ Pelatihan Media Operations Course (MOC) menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, baik teknis maupun lapangan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerja sama jajaran TNI dengan media.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi yang diwakilkan oleh Kabidum Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda di depan para peserta pada saat menutup pelatihan Media Operations Course di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Kapuspen TNI mengatakan bahwa dengan pengalaman Kolonel (Purn) Ronald McCourt selaku Course Director yang telah bertugas dalam operasi tempur sebagai Perwira Penerangan Angkatan Bersenjata Inggris, dapat lebih memberikan masukan kepada peserta  pelatihan MOC terhadap metode dan aturan pelibatan kerja sama serta sinergitas antara militer dengan media.

Selanjutnya Mayjen TNI Sisriadi pada pelatihan MOC juga mengundang Redaktur Senior Kantor Berita LKBN Antara, Ade P. Marboen sebagai narasumber. 

Dalam pembekalannya, Ade P. Marboen menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI yang sangat baik hingga saat ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, diantaranya dengan memperkuat jalinan kerja sama serta sinergitas TNI dengan media di Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Kolonel (Purn) Ronald McCourt mengatakan bahwa dihadapkan dengan semakin majunya teknologi dalam penggunaan media sosial,  maka tugas Perwira Penerangan menjadi multi skills. 

“Seorang Perwira Penerangan harus mampu membuat rencana, berbuat, mengecek dan mengevaluasi sejauh mana sebuah berita mencerminkan keinginan kita dan dapat diterima publik dengan baik”, ujarnya.

TNI dan UI Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Penelitian

TNI dan UI Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Penelitian

SUARAMERDEKA.co.id ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Indonesia (UI) melaksanakan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan produksi hasil riset yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dan UI dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Rektor  Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met di Ruang Hening Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan momentum yang memanfaatkan peluang dan potensi, yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia maupun Universitas Indonesia.

Menurutnya, Universitas Indonesia adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki sumber daya unggulan serta komite riset pertahanan, sementara TNI memiliki lembaga penelitian dan pengembangan di masing-masing angkatan.

“Semoga kolaborasi antara dua insitusi ini yaitu TNI dan UI, tidak hanya mengajukan riset- riset nasional tetapi juga teknologi pertahanan Indonesia,” harapnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dengan adanya kerja sama antara TNI dan UI, kedua insitusi ini bisa berkolaborasi pada era revolusi industri 4.0. “Mudah-mudahan dengan adanya MoU ini, TNI dan UI bisa memberikan jalan keluar berkaitan dengan kemandirian industri pertahanan di masa yang akan datang”, tutupnya.

Pendiri Masjid Kubah Emas Depok Meninggal Dunia

  Pendiri Masjid Kubah Emas Depok Meninggal Dunia

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roojiun, pendiri Masjid Kubah Emas Ibu Hj Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais atau yang biasa disapa Hj Dian Almahri meninggal dunia pada hari Jum'at, 29 Maret 2019.

Informasi wafatnya Hajah Dian dibenarkan oleh Pengurus Masjid Kubah Emas. "Ya benar, beliau sudah berpulang. Tadi sekitar pukul 02.15 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta" ujar Pengurus Masjid Kubah Emas Depok.

Masjid Kubah Emas Al Mahri didirikan pada tahun 2006 dengan kemegahan luar biasa, karena kubah di bagian atas masjid yang berwarna emas.

Masjid Kubah Emas ini berdiri diatas tanah seluas 50 herkar dengan gaya arsitektur Timur Tengah dan dapat menampung sedikitnya 20 ribu jamaah.

[islamedia]

Mengatasi Tantangan Operasional UNTSO, UNDOF, dan Misi UNIFIL

Mengatasi Tantangan Operasional UNTSO, UNDOF, dan Misi UNIFIL


Oleh : Brigjen TNI Fulad, S.Sos., M.Si.

Penasehat Militer RI Untuk PBB, Brigjen TNI Fulad, S.Sos., M.Si. menghadiri pertemuan Military Staff Committee Dewan Keamanan PBB yang membahas masalah UNTSO, UNDOF, dan UNIFIL – Lebanon beberapa saat lalu, yang berlangsung di Markas PBB New York, USA.

Dalam pertemuan tersebut dibahas khusus tentang Misi UNIFIL, salah satu permintaan Dewan Keamanan melalui Resolusi 2433 adalah pemberian otorisasi kepada UNIFIL untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan dan penempatan pasukannya sesuai perkembangan di lapangan dan memastikan bahwa wilayah operasinya  tidak digunakan untuk kegiatan provokasi dalam bentuk apa pun dan mencegah timbulnya konflik baru  sesuai tugas yang diberikan di bawah mandat Dewan Keamanan PBB.

Resolusi PBB 2433 disamping untuk melindungi rakyat dari konflik, juga untuk melindungi personel, fasilitas, instalasi, dan peralatan PBB, memastikan keamanan dan kebebasan bergerak personel PBB, pekerja kemanusiaan dan, tanpa mengurangi tanggung jawab Pemerintah Lebanon untuk melindungi warga sipil.  Seruan dari Dewan Keamanan ini penting, terutama setelah serangan terhadap pasukan UNIFIL pada 4 Agustus 2018 di dekat kota Majdal Zun, Lebanon Selatan.

Dewan Keamanan PBB tidak memberikan petunjuk yang jelas tentang bagaimana melaksanakan mandat bila terjadi konflik yang terjadi antara kedua negara yang terlibat pertikaian, maka pertemuan tersebut sebagai salah satu sarana untuk menyamakan persepsi diantara anggota Military Staff Committee DK PBB.

Bagi Indobatt atau Kontingen Batalyon Indonesia, untuk melaksanakan mandat yang sedemikian rumit, menggunakan cara tersendiri yakni “Bagaimana memenangkan hati dan pikiran penduduk lokal Lebanon”. Untuk dapat meningkatkan tugas yang diamanatkan termasuk dalam melindungi warga sipil, penjaga perdamaian juga harus menggunakan alat mediasi, negosiasi, dan keterlibatan masyarakat.  Tentu dalam melakukan ini, Kontingen Indonesia tunduk pada ROE, SOP, dan STIRs (Reaksi Insiden Taktis Terstandarisasi) dalam aktivitas apa pun.

Dalam melaksanakan kegiatan pelibatan dengan masyarakat, Batalyon Indonesia dibekali pengetahuan untuk menghindari diskusi tentang masalah politik, dan komentar masalah keamanan. Dalam melakukan kegiatan Kontingen Indonesia selalu berpedoman terhadap aturan PBB, disiplin, dan profesionalisme, dan selalu bersikap ramah dan tersenyum dalam kegiatan berinteraksi dengan rakyat Lebanon.

Salah satu contoh sederhana dari Kontingen Batalion Indonesia dimana setiap kali membawa senjata selama patroli selalu  meletakkan senapan di belakang rompi badan, kecuali dalam pertahanan diri sesuai Mandate PBB.  Kontingen Indonesia juga terlibat aktif dan berinteraksi dengan Pemimpin Lokal atau Otoritas Lokal di tingkat Regional (Walikota Lebanon, Kepala Desa) untuk membangun rasa saling percaya antara UNIFIL dan penduduk lokal.

Dalam pandangan kami, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mengembangkan rasa aman dan kepercayaan kepada PBB di wilayah  tanggung jawab UNIFIL, termasuk untuk perlindungan terhadap Misi UN, pengumpulan informasi, dan kesadaran situasional dan melaksanakan tugas-tugas yang diamanatkannya, termasuk untuk melindungi warga sipil.

Pertemuan tersebut juga menyoroti tentang bagaimana membangun kekuatan untuk memastikan perdamaian dan keamanan jangka panjang di Lebanon.  Resolusi 2433 DK PBB memberikan mandate adanya  "Dukungan internasional lebih lanjut bagi Angkatan Bersenjata Lebanon dan semua lembaga keamanan negara, yang merupakan satu-satunya angkatan bersenjata Lebanon yang sah, dalam menanggapi rencana pengembangan kemampuan Angkatan Bersenjata Lebanon."

Kontingen  Indonesia dalam mengamankan mandat 2433 dengan berpartisipasi dalam beberapa pelatihan bersama, lokakarya, dan latihan internal dengan LAF (Angkatan Bersenjata Lebanon).  Tujuannya adalah untuk memperkuat kemampuan LAF di Lebanon Selatan.  Beberapa kegiatan bersama antara Kontingen Garuda dan LAF seperti latihan menembak, Pelatihan Induksi CIMIC (2 perempuan LAF CIMIC di Lebanon Selatan ikut serta dalam pelatihan), Workshop Kesadaran Budaya, dan Kompetisi Olahraga.

Kontingen Batalion Indonesia juga melakukan latihan bersama LAF dengan materi "The Urban Combat".  Dalam latihan tersebut Pasukan Perdamaian Wanita Indonesia ikut berpartisipasi dalam Patroli FAST (Asesmen Wanita / Dukungan Analis) di Souk Al Khan dengan koordinasi erat dengan kelompok Peacekeepers wanita dari TCC lain di UNIFIL. Patroli FAST juga membantu memetakan kandidat perempuan potensial komunitas lokal untuk bergabung dan berpartisipasi dalam LAF atau untuk mendukung inisiatif Angkatan Bersenjata Lebanon.

Penmil PTRI New York, Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si. dalam pertemuan tersebut juga  menyoroti masalah Infrastucture. Salah satu rekomendasi Laporan Cruz adalah untuk meningkatkan infrastruktur khususnya infrastruktur jalan di daerah misi. Laporan Cruz menyarankan bahwa PBB harus mengorientasikan semua lembaga dan pemerintah mendukung LSM untuk mendukung setidaknya 20% dari anggaran dalam infrastruktur.

Dalam konteks di daerah operasi UNIFIL, salah satu penyebab kecelakaan yang paling tinggi dan umum terjadi di jalan raya.  Kecelakaan terjadi bukan hanya karena kesalahan manusia, tetapi juga kondisi jalan yang rusak, jalan sempit, dan beberapa rambu lampu lalu lintas yang tidak berfungsi. Kecelakaan lalu lintas di jalan raya juga terjadi dan menimpa Pasukan Unifil  yang sedang melakukan patroli. Dalam hal ini, Prajurit Indobatt bergerak cepat untuk membantu masyarakat memperbaiki infrastruktur jalan seperti memasang lampu lalu lintas dan rambu-rambu, juga membantu meningkatkan kesadaran tentang masalah keselamatan jalan di area operasi.

Pada bagian akhir, Penmil menyampaikan masalah Reorganisasi UNIFIL. Masalah reorganisasi aset dan struktur UNIFIL berpengaruh terhadap pelaksanaan Misi UNIFIL karena akan mencakup rekomendasi untuk memotong jumlah Pasukan PBB di UNIFIL dan sumber daya yang selama ini mendukung operasionalo di UNIFIL.

Kita semua tahu bahwa masalah keuangan saat ini sedang dihadapi oleh semua misi penjaga perdamaian PBB.  Akan tetapi kita harus secara kolektif memahami bahwa sumber daya UNIFIL yang terus menyusut, sedangkan mandatnya tetap sama dan harapan kepada Pasukan PBB UNIFIL terus bertambah maka akan berpengaruh terhadap pelaksanan tugas dan tangung jawab UNIFIL, sehingga harus ada kesesuaian antara mandat dan dukungan anggaran bagi Misi UNIFIL.

New York, 29  Maret  2019

GAYA HIDUP

TNI POLRI

SERBA SERBI

OLAH RAGA

SEPUTAR MASJID

© Copyright 2018 MERDEKA POS | All Right Reserved